Pontianak – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah, Remaja Mujahidin Kalimantan Barat kembali menggelar rangkaian kegiatan i’tikaf di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.
Agenda yang berlangsung mulai 10 hingga 19 Maret 2026 ini menarik antusiasme tinggi dari masyarakat yang ingin berburu keutamaan malam Lailatul Qadar.
Untuk mendukung kelancaran ibadah para jamaah, panitia telah menyiapkan sedikitnya 1.000 porsi makanan sahur setiap malamnya. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat, terutama pada malam-malam ganjil.
Ketua Umum Remaja Mujahidin, Ridho Ramadhan menjelaskan pengelolaan konsumsi dilakukan dengan sistem kupon guna memastikan distribusi yang tertib. Jamaah dapat mengambil kupon mulai pukul 21.00 WIB hingga 00.00 WIB di stan yang telah disediakan.
“Kami menyiapkan 1.000 porsi sahur setiap hari dan bisa bertambah pada malam ganjil. Penukaran kupon dilakukan setelah salat tahajud dan witir, maksimal hingga pukul 04.00 WIB,” ujar Ridho.
Ia juga mengingatkan bagi jamaah yang tidak mendapatkan kupon agar dapat menyiapkan alternatif sahur secara mandiri, mengingat keterbatasan porsi yang disediakan panitia.
Suasana i’tikaf tahun ini terasa spesial bagi banyak warga, salah satunya Gun Mayudi. Setelah sekian lama absen, ia kini kembali ber-i’tikaf di Masjid Raya Mujahidin dengan membawa serta sang buah hati.
“Dulu waktu mahasiswa saya sering di sini saat bangunan masjid masih yang lama. Sekarang alhamdulillah bisa membawa anak, bahkan dia yang paling semangat mengikuti rangkaian ibadah ini,” ungkap Gun.
Peluang Donasi
Mengingat besarnya kebutuhan operasional selama 10 hari terakhir, panitia mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi melalui donasi. Dana yang terkumpul akan dialokasikan sepenuhnya untuk penyediaan hidangan sahur dan fasilitas ibadah lainnya.
Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, dapat menyalurkannya melalui: Bank Syariah Indonesia (BSI): 7342098651 (a.n. Siwak Remaja Mujahidin). Konfirmasi: 0851-1721-2479 (WhatsApp RM). Layanan Langsung: Sekretariat Remaja Mujahidin Kalbar (Area bawah tangga depan sebelah kiri Masjid).
Kegiatan i’tikaf ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah personal, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-muslim di Kota Pontianak. [Cah/Cit-Jour]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















