Home / Edukasi

Senin, 3 April 2023 - 20:52 WIB

20 Relawan Damkar Swadesi Assalam Ikut Pelatihan

Peserta pelatihan mengikuti dengan tekun, pemaparan dari pemateri PMI Provinsi Kalbar, Minggu (2/4/2023)

Peserta pelatihan mengikuti dengan tekun, pemaparan dari pemateri PMI Provinsi Kalbar, Minggu (2/4/2023)

Pontianak. Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalbar melatih 20 anggota Pemadam Kebakaran dan Tanggap Darurat (Damkar) Swadesi Assalam Pontianak, Minggu (2/4/2023).

Pelatihan berlangsung di selasar Masjid Assalam, Jalan Karya Baru, Pontianak Selatan dengan agenda pelatihan dasar Pertolongan Pertama (PP). Kegiatan ini sekaligus rangkaian dari Masa Orientasi Anggota Damkar Swadesi Assalam.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas anggota pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai kejadian yang tidak diinginkan, seperti insiden-insiden kecil maupun besar,” kata Deddy Suriyadi, Ketua Harian Swadesi Assalam.

Menurut Deddy, insiden tersebut dapat terjadi kapan dan dimana saja, terlebih di lokasi kebakaran yang menjadi wilayah kerja utama. Oleh karenanya, anggota Damkar Swadesi Assalam perlu dibekali pengetahuan bagaimana memberikan pertolongan.

“Diharapkan dengan pelatihan itu, akan berguna untuk dirinya sendiri maupun orang lain dalam situasi terbatas dan dilakukan sesegera mungkin dengan cara yang tepat,” papar Deddy.

Pengetahuan dan Kemampuan

Japri, Pelatih PP dari PMI Kalbar mengatakan, bagi mereka yang berupaya memberikan pertolongan pertama saat peristiwa baru terjadi di lokasi, tentu harus memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk melakukannya.

“Ada waktu antara pertolongan di lapangan sampai korban memperoleh pertolongan dari petugas medis di pusat pelayanan seperti puskesmas atau rumah sakit,” ujar Japri yang juga pengurus PMI Kalbar ini.

Nah, kata Japri, masa tenggang inilah yang harus diisi oleh si penolong pertama. Prinsip kemanusiaan yang utama adalah memberi pertolongan dan mengurangi penderitaan.

Para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut, tidak meluku mendapatkan teori. Japri didampingi relawan PMI yang juga anggota Damkar Swadesi Assalam, Nurul Indah Khoirunnisak dan Andrian Fajar, memberikan simulasi menggunakan beberapa perlengkapan alat peraga dan peralatan pendukung lainnya.

Ketua Umum Damkar Swadesi Assalam, Romadi Haryono yang akrab disapa Romi berharap dari pelathan tersebut, benar-benar lebih aplikatif dan bisa menjembatani berbagai metode bagi anggota dalam menyerap pembelajaran.

Romi meminta kepada para anggota Damkar Swadesi Assalam untuk terus belajar agar bisa melakukan tindakan sebagai penolong pertama ketika orang-orang di sekitarnya mengalami musibah. “Kami bukan orang-orang yang hebat, tetapi kami berupaya terus berlatih,” ujar Romi. (rls)

Update Berita, Follow Google News

Share :

Baca Juga

Metode Selongsong

Edukasi

Metode Selongsong Gemawan Cegah Abrasi
Muda Mahendrawan

Edukasi

Pesan Muda di Diskusi Panel Literasi Beretika
Satlantas Polres Mempawah

Edukasi

Satlantas Polres Mempawah Bagikan Takjil
Mou Usaid Segar

Edukasi

CU Keling Kumang dan HKD Bermitra dengan USAID SEGAR
ilustrasi pontianak-times.co.id

Edukasi

Kritik-kritik Para Ilmuwan Manja
Pawai Isra Mikraj

Edukasi

Siswa PAUD Babul Jannah Pawai Keliling
Sosilisasi Perda Perladangan

Edukasi

DPRD Kalbar Sosialisasi Perda Perladangan
Rubaeti Erlita

Edukasi

Rubaeti Ceramah di Festival Dzikir Maulid
error: Content is protected !!