SAMBAS – Warga Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, menyampaikan aspirasi terkait kelanjutan pembangunan jalan provinsi dan kebutuhan tanggul pengairan sawah kepada anggota DPRD Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur, saat reses, Rabu (14/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga berharap Prabasa memperjuangkan kelanjutan pembangunan jalan provinsi yang hingga kini belum tuntas. Masyarakat juga mengusulkan pembangunan bendungan atau tanggul untuk mengairi sawah di Desa Sebubus dan Desa Nibung.
Kepala Desa Nibung, Marka Bahrun, mengatakan pembangunan jalan provinsi di Kecamatan Paloh yang pernah dicetuskan Gubernur Kalimantan Barat saat itu, Sutarmidji, hingga kini belum menunjukkan kelanjutan.
Menurut Marka, keberlanjutan pembangunan jalan tersebut menjadi harapan masyarakat karena infrastruktur itu berperan penting dalam mendukung mobilitas warga dan memperlancar aktivitas perekonomian di Paloh dan sekitarnya.
“Masyarakat berharap aspirasi ini bisa menjadi perhatian dan bahan perjuangan bagi para wakil rakyat, agar pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dapat terus berlanjut,” kata Marka.
Prabasa Anantatur mengatakan reses menjadi momentum bagi wakil rakyat untuk kembali bertemu masyarakat dan mendengar langsung kebutuhan pembangunan di daerah.
“Reses ini momentum bagi masyarakat untuk mengusulkan pembangunan apa yang harus diperjuangkan wakil rakyat di provinsi, yang diharapkan dapat mendukung kemajuan daerah,” kata Prabasa.
Ia menjelaskan, reses juga menjadi sarana komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan kebutuhan serta memperjuangkan usulan pembangunan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Sehan A Rahman, tokoh masyarakat Paloh, H Mayadi Satar, Kepala Desa Nibung, Marka Bahrun, serta sejumlah warga turut hadir.[edo]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times


















