Home / Sport

Minggu, 6 September 2026 - 06:31 WIB

Yeremia/Patra Benteng Terakhir Indonesia Hadapi Chinese Taipei

Pebulutangkis ganda putra, Yereemia/Patra saat menghadapi pasangan Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong, pada semifinal di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/9/2026).

Pebulutangkis ganda putra, Yereemia/Patra saat menghadapi pasangan Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong, pada semifinal di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/9/2026).

PONTIANAK – Ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo, menjadi benteng terakhir Indonesia meraih gelar pada Polytron Pontianak Indonesia Masters (PPIM) 2026.

Di partai final, Minggu (6/9/2026), Yeremia/Patra akan menghadapi pasangan Chinese Taipei, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak.

Patra mengatakan mereka akan mewaspadai pola serangan pasangan Chinese Taipei yang dinilainya bermain rapi sepanjang turnamen. Karena itu, mereka menyiapkan pola bertahan yang dilanjutkan dengan serangan balik.

“Kami antisipasi dari pola-pola serangannya mereka karena mereka juga bermain rapi dari kemarin yang saya lihat. Jadi kami mau menyiapkan pola defense balik serang-nya,” ujar Patra.

Yeremia/Patra memastikan tiket final setelah mengalahkan unggulan ketiga asal Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong, pada semifinal di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/9/2026). Mereka menang dua gim langsung 21-7, 21-15.

Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Yeremia/Patra ke final secara beruntun. Yeremia mengaku bangga mampu kembali mencapai partai puncak dan berharap bisa menutup turnamen dengan gelar juara.

Baca juga:  Pengukuhan Paskibraka se-Kalimantan Barat

“Bangga sekali bisa back to back finals, harapannya besok bisa juara dan mengeluarkan kemampuan yang maksimal,” kata Yeremia.

Lebih Ketat

Pada gim kedua, Yeremia/Patra sempat mendapat perlawanan lebih ketat dari Low/Ng. Namun, mereka mampu menjaga fokus dan memilih terus bermain menyerang.

“Di interval gim kedua poinnya ketat, tapi setelah itu kami tetap fokus menyerang karena kami tidak mau main defense. Permainan yang bagus itu menyerang. Kalau main defense kami bisa saja mati, tapi kalau menyerang pasti lawan yang lebih tertekan,” ujar Yeremia.

Menurut Yeremia, kepercayaan satu sama lain menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka mencapai final secara beruntun. Selain itu, ambisi untuk terus meningkatkan performa juga membuat pasangan tersebut mampu menjaga konsistensi.

“Kunci back to back finals? Mungkin percaya satu sama lain, yakin dan ambisinya masih tinggi untuk performa kami,” katanya.

Baca juga:  LCC Kebangsaan Untan 2026 Bangkitkan Nasionalisme Siswa

Patra menilai kemenangan atas Low/Ng tidak lepas dari persiapan mereka sejak awal pertandingan. Yeremia/Patra langsung memberikan tekanan sehingga mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Tumbang

Yeremia/Patra menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di partai final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Sebelumnya, sejumlah wakil Indonesia yang tampil di semifinal harus tumbang.

Di ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti kalah dari pasangan China, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han, dengan skor 18-21, 18-21.

Sementara itu, tunggal putra Indonesia Dendi Triansyah juga gagal melangkah ke final setelah kalah dari wakil China, Sun Chao, melalui pertandingan tiga gim 22-20, 10-21, 15-21.

Kini, harapan Indonesia untuk mengamankan gelar di turnamen kandang berada di tangan Yeremia/Patra. Mereka akan berusaha mempertahankan momentum sekaligus menuntaskan perjuangan di Pontianak dengan gelar juara.[jek]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Akhmad Raikhan Nur Iswin, pemain bulu tangkis asal Surabaya menang telak atas pemain Inggris, Chun Cheun So, di laga PPIC 2026 di GOR Terpadu Pontianak, Selasa (25/8/2026).

Sport

Raikhan Menang Telak, Tumbangkan Pebulutangkis Inggris
Pembukaan PB Sultan Cup Open 2023

Sport

Kejuaraan Bulutangkis PB Sultan Cup Dimulai
Sampan Bidar

Sport

Sampan Bidar Potensi Tarik Minat Wisatawan
Kontingen IBCA-MMA Kalbar

Sport

Kontingen Beladiri MMA Kalbar Bertolak ke Arena PON XXI
Gerak Jalan Disabilitas Memperingati Haornas

Sport

Atlet Disabilitas Kalbar Meriahkan Haornas
Mayor Inf Supanggih dan jajaran menggelar Nobar Piala Dunia 2026 bersama masyarakat sekitar, Senin 15 Juni 2026 pagi di Kantor Kelurahan Akcaya, Pontianak Selatan.

Sport

Koramil Pontianak Selatan Gelar Nobar Piala Dunia 2026
WSBK Mandalika 2023

Sport

Akhir Pekan Ini Mulai WSBK Mandalika 2023
pontianak-times.co.id

Sport

Tradisi Masuk Final AFF Tapi Gagal Juara
error: Content is protected !!