Home / Peristiwa

Minggu, 13 November 2022 - 18:41 WIB

Kepolisian Usut Fakta 4 Orang Meninggal

Posma Royce Kapolres Metro Jakarta Barat. Foto: Dok Humas Restro Jakbar

Posma Royce Kapolres Metro Jakarta Barat. Foto: Dok Humas Restro Jakbar

Jakarta. Kepolisian Metro Jakarta Barat terus mengusut fakta penyebab meninggalnya 4 orang dalam satu rumah di Perum Citra Garden I Kalideres Jakarta Barat.

Setelah empat hari empat jasad itu ditemukan, Kamis (10/11/2022) malam, banyak dugaan yang memerlukan pembuktian soal penyebab kematian dari empat orang sekeluarga, RG (71), istrinya M (68), anak DF (42), dan ipar BG (68).

Awalnya, keempat orang itu meninggal diduga kelaparan. Hal ini setelah autopsi dengan kondisi mayat yang mengering dan hanya tersisa tulang dan kulit. Diperkirakan sekitar tiga mingguan telah meninggal sebelum ditemukan warga yang mencium bau menyengat dari dalam rumah.

Baca juga:  Kawal Transisi Gaza, Prabowo Tandatangani BoP di Davos

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce SIK MH, dari hasil autopsi tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan. “Berdasarkan pemeriksaan lambung para mayat tidak ada makanan. Tidak ada makan dan minum cukup lama. Otot-otot sudah mengecil,” jelas Pasma.

Masih berdasarkan hasil autopsi RS Polri Jakarta Timur, empat jasad itu meninggal dalam waktu yang berbeda. Yang pertama kali meninggak adalah RG, kemudian M, disusul BG dan terakhir DF.

Jenazah ditemukan dalam posisi tergeletak di tempat berbeda. Dua jenazah ditemukan dalam satu kamar, sedangkan satu  jenazah di kamar berbeda dan satunya lagi di kursi ruang tamu.

Baca juga:  Pangdam XII Puji Prestasi Satgas Pamtas Yonkav 12/BC

Dugaan kuat memang ketiadaan asupan makanan. Terbukti dengan tidak ditemukannya persediaan makanan dan minuman yang belum dimasak.

Rumah itu tertutup pagar dan pintu rumah terkunci dari dalam. Kondisi rumah terlihat rapi dan tidak ditemukan kamera pemantau dalam rumah maupun di lokasi sekitar rumah.

Di lokasi kejadian ditemukan kapur barus yang digunakan untuk mencegah bau busuk pada mayat yang diperkirakan meninggak lebih dulu yakni RG dan M. Temuan empat mayat tersebut berawal dari laporan warga setempat ke pihak kepolisian lantaran mencium bau menyengat. (dwi/and)

Share :

Baca Juga

Massa memenuhi halaman Kantor Bupati Mempawah mendesak dicabutnya izin perusahaa perkebunan PT AHAL, Kamis (25/9/2025).

Peristiwa

Warga Sadaniang Desak Izin PT AHAL Dicabut
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI- Malaysia dari Batalyon Kavaleri 12/Beruang Cakti (Yonkav 12/BC).

Peristiwa

Selundupkan 1 Kilogram Sabu, Digagalkan
Iqbal terjun ke sungai

Peristiwa

Tim SAR Cari Iqbal Usai Terjun ke Sungai
Suami bunuh istri di BTN Singkawang Utara

Peristiwa

Suami Diduga Bunuh Istri di BTN Rembulan
Ratusan warga Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, menggelar aksi damai menuntut perbaikan layanan listrik, Jumat (3/10/2025).

Peristiwa

Warga Marau Gelar Aksi Damai, Tuntut PLN Tumbang Titi
Bantuan BNPB untuk banjir Kabupaten Sanggau

Peristiwa

BNPB Serahkan Bantuan Banjir Tayan Hulu Sanggau
Warga beramai-ramai mengangkat mayat seorang laki-laki dari Parit di Pasar Pemangkat

Peristiwa

Heboh Mayat Laki-laki di Parit Pasar Pemangkat
Temuan mayat terapung

Peristiwa

Mayat Terapung di Perairan Peniti Luar
error: Content is protected !!