Home / Ekonomi

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:02 WIB

Pembekalan Calon Pensiunan ASN Pemkab Sambas

Sebanyak 282 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sambas yang akan pensiun 2026 mendapat pembekalan dari Bank Kalbar, Rabu (6/8/2025).

Sebanyak 282 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sambas yang akan pensiun 2026 mendapat pembekalan dari Bank Kalbar, Rabu (6/8/2025).

Sambas. Sebanyak 282 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sambas yang akan pensiun 2026 mendapat pembekalan dari Bank Kalbar, Rabu (6/8/2025).

Pembekalan ini hasil kolaborasi Bank Kalbar bersama Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Sambas Sambas dan PT Taspen. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Sambas.

“Masa pensiun bukan titik akhir, melainkan awal baru untuk terus berkarya dan memberi manfaat di tengah masyarakat,” kata Bupati Sambas, H Satono dalam sambutannya membuka kegiatan tersebut.

Purna tugas bukanlah akhir dari perjalanan karier. Pemkab Sambas bersama Bank Kalbar dan PT Taspen memastikan bahwa purna tugas merupakan gerbang menuju kehidupan baru yang penuh peluang.

Kegiatan bertajuk Pembekalan Pra Pensiun Batas Usia Pensiun Tahun 2026 ini tak hanya seremonial. Kegiatan ini juga menghadirkan muatan edukatif dan inspiratif. Materi yang disampaikan mencakup layanan ketaspenan, mekanisme pencairan hak pensiun, hingga wawasan kewirausahaan sebagai bekal menghadapi masa purna tugas.

Baca juga:  Bank Kalbar Raih Professional Excellence Award 2026

Bank Kalbar Cabang Sambas dan Cabang Pemangkat mengambil peran aktif dengan menghadirkan tim pemasarannya untuk memberikan edukasi seputar pengelolaan keuangan, strategi investasi ringan, hingga peluang usaha yang sesuai dengan profil pensiunan.

“Bank Kalbar hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli akan kesejahteraan jangka panjang para ASN,” ujar salah satu perwakilan dari Bank Kalbar Cabang Sambas.

Tanggung Jawab Moral

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDMAD Kabupaten Sambas, Agri Arisa menyebutkan kegiatan ini adalah bentuk penghormatan terhadap ASN. Selai itu, menjadi tanggung jawab moral pemerintah untuk mendampingi mereka menyiapkan transisi kehidupan dengan lebih matang dan bermakna.

Baca juga:  Bank Kalbar Luncurkan QRIS Cross Border di PLBN Kalbar

Mayoritas peserta merupakan guru (sebanyak 204 orang), disusul tenaga teknis dan kesehatan. Antusiasme peserta tampak tinggi, terlebih ketika sesi interaktif dan tanya jawab dibuka, terutama mengenai kesiapan finansial dan peluang usaha pascapensiun.

Kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah, PT Taspen dan Bank Kalbar ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka merasa lebih siap, tidak hanya secara administrasi, tapi juga mental dan finansial, untuk menyongsong masa pensiun.

Melalui kegiatan seperti ini, Bank Kalbar semakin menegaskan komitmennya sebagai mitra terpercaya masyarakat Kalimantan Barat, yang bukan hanya hadir dalam transaksi, tapi juga dalam transisi kehidupan masyarakat menuju babak baru yang lebih sejahtera dan mandiri.[biz]

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Mulyadi

Ekonomi

Seru, Lima Hari Festival Durian Lumbang
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi SE MM meraih Outstanding Excellence Award 2026.

Ekonomi

Bank Kalbar Raih Professional Excellence Award 2026
5 Program Bank Kalbar

Ekonomi

5 Program Bank Kalbar Dorong Ekonomi Lokal
Ahmad Busro, Pengusaha Mebel Jepara yang menjalankan bisnisnya di Kabupaten Sambas

Ekonomi

Pilih Bank Kalbar? Ini Alasan Pengusaha Mebel Jepara di Sambas
Sekretariat PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jalan Sultan Agung Jaksel. foto: fp PB-HMI

Ekonomi

PB-HMI Desak Pemerintah Gratiskan PCR

Ekonomi

Walikota Pontianak Segera Resmikan Pasmata
Bupati Sambas H Satono gencar melakukan operasi pasar murah untuk menekan laju inflasi. Prioritas pasar murah ini untuk masyarakat perbatasan

Ekonomi

Satono Gencar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi
Mahasiswa Ilmu Politik dan Direktur Intan Deman Huri serta Dosen Fisipol Universitas Tanjungpura Firdaus usai memberikan kuliah Ekonomi Politik.

Ekonomi

Menggali ‘Emas Hijau’ yang Terlupakan: Tengkawang
error: Content is protected !!